Reset password cisco catalyst switch 2900
Ketika kita lupa akan password console ataupun telnet dari cisco catalyst switch, kita dapat mereset password tersebut sehingga bisa berfungsi kembali. Perlu diperhatikan bahwa alangkah baiknya untuk selalu melakukan backup terhadap konfigurasi router ataupun catalyst, karena ketika kita mereset konfigurasi sebelumnya akan hilang. Hal yang bisa dilakukan adalah
Step 1 .
Sambungkan kabel console terminal PC dengn konfigurasi sbb:
9600 baud rate
No parity
8 data bits
1 stop bit
No flow control
Step 2 .
Matikan power switch
Tekan mode button pada sisi kiri catalyst hingga port 1x tidak berkelip.Akan muncul tampilan seperti ini :
The system has been interrupted prior to initializing the flash file system.The following commands will initialize the flash file system, and finish loading
the operating system software:
flash_init
load_helper
boot
Step 3 .
Lakukan secara berurutan :
Ketik flash_init
Ketik load_helper
Ketik dir flash:
Akan muncul tampilan :
Directory of flash:
2 -rwx 843947 Mar 01 1993 00:02:18 C2900XL-h-mz-112.8-SA
4 drwx 3776 Mar 01 1993 01:23:24 html
66 -rwx 130 Jan 01 1970 00:01:19 env_vars
68 -rwx 1296 Mar 01 1993 06:55:51 config.text
1728000 bytes total (456704 bytes free)
config.text adalah file configurasi sebelumnya yang tersimpan dalam flash dan akan diload oleh switch ketika startup.
Step 4 .
Ketik rename flash:config.text flash:config.old untuk merubah nama file configurasi yang ada sekarang menjadi config.old
Ketik boot untuk mem-booting system
Step 5 .
Switch kemudian akan memunculkan :
Continue with the configuration dialog? [yes/no] : N <—- isi dengan No
Step 6 .
Pada switch prompt ketik en untuk masuk ke enable mode.
Ketik rename flash:config.old flash:config.text untuk merubah file konfigurasi dengan nama yang asli (yaitu config.text)
Copy file konfigurasi ke memory:
Switch# copy flash:config.text system:running-config
Source filename [config.text]? (press Return)
Destination filename [running-config]? (press Return)
Step 7 .
myswitch#configure terminal
myswitch(config)#no enable secret
!– This step is necessary if the switch had an enable secret password
myswitch(config)#enable password Cisco
myswitch#(config)#^Z
!–Control/Z
Hapus semua password telnet .
Step 8 .
Simpan dimemory konfigurasi yang ada
switch#write memory
Jumat, 27 April 2012
Kamis, 26 April 2012
Foto Saya Terbaru di Tahun 2012
Ketika ada tawaran pekerjaan ,, langsung dech saya Jeprat jepret untuk mendapatkan foto terbaik.
hehehehhe )bukan Narsis lho :D )
hehehehhe )bukan Narsis lho :D )
Sabtu, 17 Maret 2012
"Apa sich curcol" ??
Yang Bingung apa arti "curcol"
Singkatan dari curhat colongan.
Curhat yang dilakukan tidak pada waktu dan tempat yang tepat.
Curhat yang terjadi karena berkaitan dengan topik yang sedang dibicarakan.
A: "Udah liat iPhone baru gw belom?"
B: "Aduh, Nokiyem gw baru ilang kemaren di angkot."
A: "Curcol ah."
Singkatan dari curhat colongan.
Curhat yang dilakukan tidak pada waktu dan tempat yang tepat.
Curhat yang terjadi karena berkaitan dengan topik yang sedang dibicarakan.
A: "Udah liat iPhone baru gw belom?"
B: "Aduh, Nokiyem gw baru ilang kemaren di angkot."
A: "Curcol ah."
Sabtu, 18 Februari 2012
Kamis, 19 Januari 2012
Selasa, 14 Juni 2011
Memulai kembali dari "0"Kehidupan di Perantauan
Tak terasa sudah 5 tahun diriku meninggalkan kampoeng halamanku ( Yogyakarta ). Berawal dari GEMPA JOGJA Mei 2006, ku langkahkan kaki ke Ibu Kota Jawa Tengah @Semarang City sesuai panggilan kerja dr PT.Masaro Radiokom 2006 silam...#lalu diberangkatkan ke Makasar - Irian Jaya - Manado - Palu .
dan akhirnya sampai sekarang masih di Palu.
Kendati bukan lagi sebagai karyawan eks PT. Masaro Radiokom yang sudah break per agustus 2010 kemarin. hikshikshis.
%Palu%
Kota dimana orang-orang mencari pengharapan untuk hidup lebih baik. Bukan di sengaja, tapi kadang karena nasib & garis tangan yang membuatnya sampai di kota ini. Jauh dari orang tua, membuatku harus berusaha sendiri untuk dapat tetap bertahan dari segala cobaan hidup, meski kadang aku merasa harus menyerah tapi tak dapat ku lakukan, Mengapa? karena aku memiliki satu MISI yang harus aku capai. Kadang aku berpikir, apakah aku dapat mencapai misi itu? suatu hal yang kadang orang-orang biasa merasa mustahil untuk mencapainya namun dalam kemustahilan tersebut aku harus tetap yakin bahwa suatu hari aku dapat mencapainya.
Hari-hari di Luar pulau jawa kulalui dengan penuh rintangan dan suka duka, kadang mendapat keberuntungan dan kebahagiaan namun sering juga mendapat cacian dan hinaan, tapi aku harus tetap tegar menghadapinya karena hal tersebut membuatku semakin tegar dan makin mengerti akan makna kehidupan. aku juga mengerti bahwa jalan kehidupan tidak selamanya lurus dan rata, kadang berkelok, menanjak dan berkerikil namun hal tersebut harus tetapku lalui demi mencapai misi yang telah kutetapkan.
Meski kini aku masih menumpang di rumah orang, tapi aku yakin bahwa suatu hari aku akan mendapat segala yang aku impikan. Hidup bagai kaum proletar yang tak memiliki apa-apa tidaklah mudah, segala hinaan dan cacian sudah menjadi makanan sehari-hari. kadang hal tersebut tidaklah mudah untuk diterima oleh hati. Namun apa mau dikata, tanpa kuasa dan hal bernama UANG, tak akan dapat berbuat apapun.
Kini aku mulai sadar bahwa hanya dengan UANG dan KEKUASAAN kita dapat mengendalikan dan membeli segalanya, meski kadang orang berkata uang tak dapat membeli segalanya,tapi dalam realita hal tersebut tak berlaku. orang-orang dengan segala kelebihannya dapat berbuat sesukanya terhadap orang lain yang posisinya lebih lemah.
tapi ada satu hal yang aku yakini dan selalu menjadi nasihat orang-tua nun jauh disana, bahwa roda kehidupan selalu berputar tak ada orang yang selalu berada dibawah maupun sebaliknya. mungkin sekarang aku berada di bawah namun saat nanti aku berada diatas dan MISI ku tercapai, saat itulah “Judgement Days” akan berlaku bagi orang-orang yang dulu mencaci, menghina dan selalu menekanku.
dan akhirnya sampai sekarang masih di Palu.
Kendati bukan lagi sebagai karyawan eks PT. Masaro Radiokom yang sudah break per agustus 2010 kemarin. hikshikshis.
%Palu%
Kota dimana orang-orang mencari pengharapan untuk hidup lebih baik. Bukan di sengaja, tapi kadang karena nasib & garis tangan yang membuatnya sampai di kota ini. Jauh dari orang tua, membuatku harus berusaha sendiri untuk dapat tetap bertahan dari segala cobaan hidup, meski kadang aku merasa harus menyerah tapi tak dapat ku lakukan, Mengapa? karena aku memiliki satu MISI yang harus aku capai. Kadang aku berpikir, apakah aku dapat mencapai misi itu? suatu hal yang kadang orang-orang biasa merasa mustahil untuk mencapainya namun dalam kemustahilan tersebut aku harus tetap yakin bahwa suatu hari aku dapat mencapainya.
Hari-hari di Luar pulau jawa kulalui dengan penuh rintangan dan suka duka, kadang mendapat keberuntungan dan kebahagiaan namun sering juga mendapat cacian dan hinaan, tapi aku harus tetap tegar menghadapinya karena hal tersebut membuatku semakin tegar dan makin mengerti akan makna kehidupan. aku juga mengerti bahwa jalan kehidupan tidak selamanya lurus dan rata, kadang berkelok, menanjak dan berkerikil namun hal tersebut harus tetapku lalui demi mencapai misi yang telah kutetapkan.
Meski kini aku masih menumpang di rumah orang, tapi aku yakin bahwa suatu hari aku akan mendapat segala yang aku impikan. Hidup bagai kaum proletar yang tak memiliki apa-apa tidaklah mudah, segala hinaan dan cacian sudah menjadi makanan sehari-hari. kadang hal tersebut tidaklah mudah untuk diterima oleh hati. Namun apa mau dikata, tanpa kuasa dan hal bernama UANG, tak akan dapat berbuat apapun.
Kini aku mulai sadar bahwa hanya dengan UANG dan KEKUASAAN kita dapat mengendalikan dan membeli segalanya, meski kadang orang berkata uang tak dapat membeli segalanya,tapi dalam realita hal tersebut tak berlaku. orang-orang dengan segala kelebihannya dapat berbuat sesukanya terhadap orang lain yang posisinya lebih lemah.
tapi ada satu hal yang aku yakini dan selalu menjadi nasihat orang-tua nun jauh disana, bahwa roda kehidupan selalu berputar tak ada orang yang selalu berada dibawah maupun sebaliknya. mungkin sekarang aku berada di bawah namun saat nanti aku berada diatas dan MISI ku tercapai, saat itulah “Judgement Days” akan berlaku bagi orang-orang yang dulu mencaci, menghina dan selalu menekanku.
Langganan:
Postingan (Atom)

